Surah 77: Al-Mursalat (45 – 50)

Ancaman kepada Orang yang Mengingkari Hari Kiamat

Surah 77: Al-Mursalat (45 – 50)


Ayat 45

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Manakala azab dan kehinaan pada Hari Kiamat adalah buat orang-orang yang mendustakan Allah Swt dan para rasul-Nya.

Ayat 46

كُلُوا۟ وَتَمَتَّعُوا۟ قَلِيلًا إِنَّكُم مُّجْرِمُونَ

(Dikatakan kepada orang-orang kafir), “Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia) sebentar, sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa.”

Inilah yang dikatakan kepada orang-orang yang ingkar ketika di dunia dahulu yang menikmati pelbagai kenikmatan dalam tempoh yang singkat. Apabila sampai waktunya mereka akan diseret ke Neraka Jahannam. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berdosa dan mereka tidak layak menerima nikmat dan penghormatan.

Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:

“Kami biarkan mereka bersenang-lenang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam azab yang keras.”

Luqman 31:24

Ayat 47

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Kemudian Allah Swt mengulangi lagi cercaan dan ancaman dalam ayat ini kepada orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Nya.

Ayat 48

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱرْكَعُوا۟ لَا يَرْكَعُونَ

Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Rukuklah,” nescaya mereka tidak mahu rukuk.

Kemudian Allah Swt menjelaskan sikap orang-orang kafir iaitu apabila diperintahkan untuk solat, mereka tidak mahu melakukannya. Kecelakaan besar bagi orang-orang yang mendustakan syariat Allah Swt dan meninggalkan solat.

Ayat 49

وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.

Allah Swt mengulangi lagi ayat ini menunjukkan betapa penting dan besarnya ancaman-Nya. Dia mengancam dengan seksaan-Nya yang sangat keras terhadap orang-orang yang mendustakan ancaman dan janji-Nya.

Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:

“Katakanlah, ‘Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan pembohongan terhadap Allah tidak akan berjaya.’”

Yunus 10:69-70

Ayat 50

فَبِأَىِّ حَدِيثٍۭ بَعْدَهُۥ يُؤْمِنُونَ

Maka kepada perkataan apakah sesudah (Al Quran) ini mereka akan beriman?

Sebagai penutup surah ini, Allah Swt mengajukan pertanyaan ini kepada orang-orang yang tidak mahu beriman dengan Al-Quran. Jika kepada Al-Quran pun mereka tidak mahu beriman, kepada kitab yang mana lagi mereka hendak beriman. Sedangkan Al-Quran itu mengandungi petunjuk, kebaikan, menyeru kepada kebahagiaan dan kesempurnaan. Lafaz dan maknanya merupakan mukjizat. Ini berbeza dengan kitab-kitab yang lain.

Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:

“Itulah ayat-ayat Allah yang Kami membacakannya kepadamu dengan sebenarnya, maka dengan perkataan manakah lagi mereka akan beriman sesudah (kalam) Allah dan keterangan-keterangan-Nya.”

Al-Jathiyah 45:6