Surah 50: Qaf (16 – 18)

Ilmu Allah Swt Meliputi Seluruh Makhluk-Nya

Surah 50: Qaf (16 – 18)


Ayat 16

وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَـٰنَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِۦ نَفْسُهُۥ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ ٱلْوَرِيدِ

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.

Allah Swt menjelaskan tentang kekuasaan-Nya terhadap manusia. Dia-lah yang menciptakan mereka dan Dia mengetahui apa yang dibisikkan oleh hati mereka sama ada yang baik mahupun yang buruk kerana pengetahuan-Nya meliputi segala sesuatu.

Daripada Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda:

“Sesungguhnya Allah Swt memaafkan umatku apa yang dibisikkan oleh hatinya selama dia tidak mengucapkannya atau mengerjakannya.”

(HR. Al-Bukhari)

Menurut Ibnu Kathir, ayat “Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,” adalah bermaksud malaikat lebih dekat kepada manusia daripada urat leher mereka sendiri.

Ayat 17

إِذْ يَتَلَقَّى ٱلْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ ٱلْيَمِينِ وَعَنِ ٱلشِّمَالِ قَعِيدٌ

(Ingatlah) ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya), yang satu duduk di sebelah kanan dan satu lagi di sebelah kiri.

Ayat 18

مَّا يَلْفِظُ مِن قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ

Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu hadir.

Kemudian Allah Swt menyatakan bahawa meskipun Dia mengetahui segala yang ada dalam hati manusia, Dia tetap memberi tugas kepada dua malaikat untuk mencatat segala yang diucapkan dan dikerjakan oleh manusia. Segala catatan tersebut akan menjadi bukti terhadap perlakuan mereka semasa di dunia sehingga mereka tidak mampu mengelaknya di akhirat kelak.

Firman Allah Swt dalam ayat-ayat yang lain:

“Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (perbuatanmu). Mereka mengetahui apa yang kamu lakukan.”

Al-Infitar 82:10-12