Surah 45: Al-Jathiyah (27 – 29)

Keadaan pada Hari Kiamat

Surah 45: Al-Jathiyah (27 – 29)


Ayat 27

وَلِلَّهِ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَيَوْمَ تَقُومُ ٱلسَّاعَةُ يَوْمَئِذٍ يَخْسَرُ ٱلْمُبْطِلُونَ

Dan kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi. Dan pada hari terjadinya kiamat, akan rugilah pada hari itu orang-orang yang mengerjakan kebatilan (dosa).

Allah Swt menyatakan dalil yang menunjukkan kekuasaan-Nya. Dia-lah satu-satunya pemilik langit dan bumi, hanya Dia yang menguasai dan mengatur kedua-duanya.

Orang-orang yang kafir yang mendustakan dan berpegang kepada pelbagai kebatilan, mereka akan rugi dan mendapat balasan azab Neraka Jahannam.

Ayat 28

وَتَرَىٰ كُلَّ أُمَّةٍ جَاثِيَةً ۚ كُلُّ أُمَّةٍ تُدْعَىٰٓ إِلَىٰ كِتَـٰبِهَا ٱلْيَوْمَ تُجْزَوْنَ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan (pada hari itu) engkau melihat setiap umat berlutut. Setiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalannya. Pada hari itu kamu diberi balasan atas apa yang telah kamu lakukan.

Seterusnya, Allah Swt menerangkan keadaan kengerian pada Hari Kiamat. Setiap manusia akan melutut dalam keadaan takut dan merendah diri serta menunggu hukuman yang akan dijatuhkan kepada mereka.

Mereka dipanggil seorang demi seorang untuk menerima dan melihat buku catatan amal masing-masing dan kemudian akan diberikan balasan atas setiap perbuatan mereka.

Firman Allah Swt dalam ayat-ayat yang lain:

“……..dan buku-buku (perhitungan perbuatan mereka) diberikan (kepada mereka masing-masing), Nabi-nabi dan saksi-saksi pun dihadirkan lalu diberikan keputusan di antara mereka secara adil serta mereka tidak dirugikan.”

Az-Zumar 39:69

“Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya. Bahkan manusia menjadikan saksi ke atas dirinya sendiri. Dan meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.”

Al-Qiyamah 75:13-15

Ayat 29

هَـٰذَا كِتَـٰبُنَا يَنطِقُ عَلَيْكُم بِٱلْحَقِّ ۚ إِنَّا كُنَّا نَسْتَنسِخُ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

(Allah berfirman), “Inilah kitab (catatan) Kami yang menerangkan perihalmu dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu lakukan.”

Allah Swt telah memerintahkan malaikat pencatat amal untuk menulis setiap perbuatan yang dilakukan manusia ketika di dunia dahulu dengan sebenar-benarnya tanpa ditambah atau dikurangi sedikitpun kemudian kitab itu diserahkan kepada setiap manusia.

Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:

“Dan diletakkan kitab (catatan amalan), lalu engkau akan melihat orang-orang yang berdosa berasa ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, “Betapa celakanya kami, kitab apakah ini, tidak ada yang tertinggal, yang kecil dan yang besar, melainkan tercatat semuanya,” dan mereka mendapati (semua) yang telah mereka lakukan (tertulis). Dan Rabbmu tidak menzalimi seorang pun.”

Al-Kahfi 18:49