Surah 39: Az-Zumar (24 – 26)

Balasan kepada Orang yang Zalim dan Mendustakan Para Rasul

Surah 39: Az-Zumar (24 – 26)


Ayat 24

أَفَمَن يَتَّقِى بِوَجْهِهِۦ سُوٓءَ ٱلْعَذَابِ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ وَقِيلَ لِلظَّـٰلِمِينَ ذُوقُوا۟ مَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ

Maka apakah orang-orang yang menoleh dengan wajahnya menghindari azab yang buruk pada Hari Kiamat (sama dengan orang mukmin yang tidak terkena azab)? Dan dikatakan kepada orang-orang yang zalim, “Rasakanlah olehmu balasan apa yang telah kamu kerjakan.”

Allah Swt mengemukakan pertanyaan yang mengandungi sindiran serta kecaman bahawa adakah orang-orang yang dicampakkan ke dalam api neraka dalam keadaan terbelenggu, sehingga dia tidak mampu melindungi diri daripada seksaan neraka kecuali dengan wajahnya akibat kekafiran dan kesesatannya, lebih baik daripada orang yang mendapatkan kenikmatan di dalam syurga kerana Dia memberinya petunjuk. Sudah tentu tidak sama. Ini sebagaimana firman-Nya dalam ayat-ayat yang lain:

“Apakah orang yang merangkak dengan wajah tertelungkup lebih terpimpin ke jalan kebenaran atau orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?”

Al-Mulk 67:22

“Pada hari mereka diseret ke neraka pada wajah mereka. (Dikatakan kepada mereka), ‘Rasakanlah sentuhan api neraka.’”

Al-Qamar 54:48

“……….Adakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka itu lebih baik atau mereka yang datang dengan aman sentosa pada Hari Kiamat?……….”

Fussilat 41:40

Lalu pada akhir ayat ini, Allah Swt mengatakan di akhirat kelak mereka akan ditambah lagi azab dengan kata-kata, “Rasakanlah olehmu balasan apa yang telah kamu kerjakan,” yang menambahkan lagi azab kepada mereka.

Ayat 25

كَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَأَتَىٰهُمُ ٱلْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ

Orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (Rasul-rasul), maka datanglah kepada mereka azab dari arah yang tidak mereka sangka.

Kemudian Allah Swt menyebutkan pula tentang azab di dunia bagi orang-orang yang mendustakan para Rasul daripada kalangan umat-umat terdahulu. Mereka dibinasakan-Nya disebabkan oleh dosa-dosa yang mereka lakukan. Azab itu datang kepada mereka dari arah yang tidak disangka-sangka ketika mereka dalam keadaan aman dan lalai.

Ayat 26

فَأَذَاقَهُمُ ٱللَّهُ ٱلْخِزْىَ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

Maka Allah memberi mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sesungguhnya azab pada Hari Akhirat lebih besar seandainya mereka mengetahui.

Allah Swt menjadikan mereka merasakan kehinaan dan tidak berdaya apabila ditimpa azab di dunia seperti ditelan bumi, terbunuh, tertangkap menjadi tawanan dan sebagainya. Kelak azab di akhirat lebih besar, dahsyat dan berkekalan jika dibandingkan azab ketika di dunia.

Sekiranya orang-orang kafir musyrik itu mengetahui bahawa apa yang menimpa mereka disebabkan kekafiran dan pendustaan mereka, nescaya mereka akan mengambil pelajaran.

Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:

“Sesungguhnya balasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerosakan di bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka secara bersilang, atau diasingkan dari tempat kediamannya. Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka mendapat azab yang besar.”

Al-Ma’idah 5:33