Surah 39: Az-Zumar (10 – 12)

Perintah agar Sentiasa Bertakwa kepada-Nya

Surah 39: Az-Zumar (10 – 12)


Ayat 10

قُلْ يَـٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَـٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Katakanlah (Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Rabbmu.” Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.

Allah Swt memerintahkan Nabi Muhammad saw memberi peringatan kepada manusia agar beriman kepada-Nya, bertakwa dan mentaati segala perintah-Nya.

Orang-orang yang berbuat baik dan taat kepada perintah Allah Swt, akan memperoleh kebaikan di dunia dan di akhirat.

Firman Allah Swt dalam ayat-ayat yang lain:

“Wahai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, nescaya Dia akan memberikan furqan (kemampuan untuk membezakan antara hak dan batil) kepadamu dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai kurniaan yang besar.”

Al-Anfal 8:29

“Dan bersegeralah kamu kepada keampunan daripada Rabbmu dan mendapatkan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan kepada orang-orang yang bertakwa.”

Ali ‘Imran 3:133

Pada akhir ayat ini, Allah Swt menyatakan bahawa bumi-Nya ini luas. Oleh itu, sesiapa yang tidak beroleh kebebasan untuk beribadah kerana ada gangguan daripada orang-orang kafir, maka mereka bolehlah berjihad dengan berhijrah ke tempat yang lebih baik dan menjauhi penyembahan berhala. Orang-orang yang bersabar dalam berjihad akan disempurnakan pahalanya oleh-Nya tanpa batas.

Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:

“Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya, “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?” Mereka menjawab, “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah).” Para malaikat berkata, “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?” Orang-orang itu tempatnya Neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.”

An-Nisa’ 4:97

Ayat 11

قُلْ إِنِّىٓ أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ ٱللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ ٱلدِّينَ

Katakanlah (Muhammad), “Aku diperintahkan agar menyembah Allah dengan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama.

Ayat 12

وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ ٱلْمُسْلِمِينَ

Dan aku diperintahkan agar menjadi orang yang pertama berserah diri.”

Allah Swt memerintahkan Nabi Muhammad saw menasihati orang-orang beriman agar bertakwa dan sentiasa berada dalam ketaatan kepada-Nya, memurnikan agama hanya untuk-Nya dan menjauhi segala kesyirikan.

Allah Swt juga memerintahkan baginda agar menjadi orang pertama yang berserah diri kepada-Nya, tunduk dengan mentauhidkan-Nya dan mengikhlaskan ibadah kepada-Nya serta berlepas diri daripada segala kesyirikan.

Firman Allah Swt dalam ayat-ayat yang lain:

“Katakanlah (Muhammad), ‘Wahai manusia, jika kamu masih dalam keraguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintahkan supaya termasuk orang-orang yang beriman.’”

Yunus 10:104

“Sesungguhnya aku (Muhammad) hanya diperintahkan untuk menyembah Rabb negeri ini (Mekah) yang telah disucikan dan segala sesuatu adalah milik-Nya, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri (Islam).”

An-Naml 27:91

Ini kerana sesiapa yang beriman dan beribadah hanya kepada Allah Swt, maka Dia akan memberikannya kebaikan dan keuntungan yang besar. Di dunia, dia diberikan kebahagian manakala di akhirat kelak, dia akan dimasukkan ke syurga yang penuh dengan kenikmatan dan berkekalan.