Orang yang Menyakiti Allah Swt dan Rasul-Nya Akan Dilaknat di Dunia dan di Akhirat
Surah 33: Al-Ahzab (57 – 58)
Ayat 57
إِنَّ ٱلَّذِينَ يُؤْذُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ لَعَنَهُمُ ٱللَّهُ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْـَٔاخِرَةِ وَأَعَدَّ لَهُمْ عَذَابًا مُّهِينًا
Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan bagi mereka disediakan azab yang menghinakan.
Allah Swt memberikan ancaman kepada orang-orang yang melakukan tindakan menyakiti-Nya dengan menentang segala perintah-Nya, melakukan segala perkara yang dilarang-Nya dan mengatakan bahawa para malaikat itu adalah anak-anak Allah Swt, sembahan dan berhala-berhala itu adalah sekutu-sekutu-Nya. Selain menentang dan menghina-Nya dengan perkataan dan perbuatan seperti itu, mereka juga membudayakan sikap menyakiti Rasul-Nya dengan menuduh Rasulullah saw adalah seorang penyihir, dukun, penyair dan seorang yang gila.
Maka Allah Swt melaknat mereka, menjauhi mereka daripada rahmat-Nya di dunia dan di akhirat. Dia menyediakan untuk mereka di akhirat kelak azab yang menghinakan lagi amat sengsara dalam Neraka Jahannam.
Firman Allah Swt dalam ayat-ayat yang lain:
“Tidakkah mereka mengetahui bahawa sesiapa yang menentang (perintah-perintah) Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya adalah baginya Neraka Jahannam serta dia kekal di dalamnya? Yang demikian itulah kehinaan yang besar.”
At-Taubah 9:63
“Dan sesiapa yang menderhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar batas-batas hukum-Nya, nescaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka, dia kekal di dalamnya dan dia akan mendapat azab yang menghinakan.”
An-Nisa’ 4:14
Ayat 58
وَٱلَّذِينَ يُؤْذُونَ ٱلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ بِغَيْرِ مَا ٱكْتَسَبُوا۟ فَقَدِ ٱحْتَمَلُوا۟ بُهْتَـٰنًا وَإِثْمًا مُّبِينًا
Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin lelaki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka lakukan, maka sesungguhnya mereka telah memikul kesalahan menuduh secara dusta, dan berbuat dosa yang amat nyata.
Selanjutnya, Allah Swt menyatakan sesiapa yang menyakiti orang-orang mukmin dengan apa cara sekali pun sama ada melalui perkataan mahupun perbuatan, baik berkaitan dengan martabat, kemuliaan dan kehormatan atau harta seperti menuduh, memukul dan membunuh tanpa ada kesalahan yang mereka lakukan, sesungguhnya dia adalah orang yang benar-benar telah melakukan kebohongan, fitnah yang besar dan kejahatan yang nyata.
Allah Swt berfirman dalam ayat-ayat yang lain:
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah ada suatu kaum mempermain-mainkan kaum yang lain (kerana) boleh jadi mereka (yang dipermainkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mempermain-mainkan) dan jangan pula ada golongan perempuan (mempermain-mainkan) perempuan lain (kerana) boleh jadi perempuan-perempuan (yang dipermainkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mempermain-mainkan) dan janganlah kamu saling mencela satu sama lain dan janganlah saling memanggil dengan gelaran-gelaran yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk (jadi fasik) setelah beriman dan sesiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”
Al-Hujurat 49:11
“………..dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu mengejek sebahagian yang lain……….”
Al-Hujurat 49:12