Permintaan Orang Kafir untuk Segera Diturunkan Azab
Surah 32: As-Sajdah (28 – 30)
Ayat 28
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا ٱلْفَتْحُ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ
Dan mereka bertanya, “Bilakah kemenangan itu (datang) jika kamu memang orang-orang yang benar?”
Sesungguhnya kebodohan orang-orang musyrik mendorong mereka bersikap angkuh dan sombong dengan menentang supaya azab dan hukuman Hari Kiamat disegerakan kepada mereka.
Allah Swt menceritakan permintaan orang-orang kafir agar disegerakan seksaan-Nya kepada mereka. Permintaan mereka ini semata-mata kerana mereka menyangka bahawa seksaan-Nya itu adalah suatu perkara yang mustahil dan ini juga merupakan ucapan untuk menyatakan kedustaan dan keingkaran mereka.
Ayat 29
قُلْ يَوْمَ ٱلْفَتْحِ لَا يَنفَعُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ إِيمَـٰنُهُمْ وَلَا هُمْ يُنظَرُونَ
Katakanlah, “Pada Hari Kemenangan itu, tidak berguna bagi orang-orang kafir, keimanan mereka dan tidak pula mereka diberi penangguhan.”
Lalu dalam ayat ini, Allah Swt memberi jawapan yang tegas terhadap permintaan orang-orang yang bodoh itu. Dia menyatakan bahawa pada hari keputusan tersebut iaitu Hari Kiamat, hukuman pasti akan menimpa mereka.
Ketika itu sekiranya orang-orang kafir itu ingin beriman, maka keimanan itu tidak lagi berguna bagi mereka. Mereka juga tidak diberi kesempatan untuk bertaubat dan kembali (ke dunia).
Maksud, “Hari Kemenangan,” dalam ayat ini ialah hari keputusan dan hukuman yang dijatuhkan oleh Allah Swt.
Allah Swt berfirman dalam ayat yang lain:
“Katakanlah (wahai Muhammad), ‘Rabb kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia Yang Maha Pemberi Keputusan, lagi Maha Mengetahui.’”
Saba’ 34:26
Ayat 30
فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَٱنتَظِرْ إِنَّهُم مُّنتَظِرُونَ
Maka berpalinglah kamu dari mereka dan tunggulah, sesungguhnya mereka (juga) menunggu.
Maka Allah Swt memerintahkan Nabi Muhammad saw agar berpaling daripada orang-orang musyrik yang mendustakannya setelah segala dalil dan hujjah diberikan sambil menunggu pertolongan-Nya, sesungguhnya Dia tidak pernah memungkiri janji-Nya. Firman-Nya:
”Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) daripada Rabbmu, tidak ada Rabb selain Dia, dan berpalinglah daripada orang-orang musyrik.”
Al-An’am 6:106
Manakala orang-orang musyrik juga menunggu dan menanti kekalahan atau kematian menimpa Rasulullah saw dan orang-orang beriman. Padahal kesudahan yang baik akan diberikan kepada orang-orang yang bertakwa.
Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:
”Bahkan mereka berkata, ‘Dia (Muhammad) adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya.’”
At-Tur 52:30
Sesungguhnya Allah Swt pasti akan merendahkan dan menghinakan orang-orang yang mensyirikkan-Nya dan memberikan kemenangan kepada Rasul-Nya dan orang-orang beriman.