Sikap Orang Musyrik apabila Mereka Minta Diturunkan Mukjizat dan Disegerakan Azab
Surah 29: Al-‘Ankabut (50 – 55)
Ayat 50
وَقَالُوا۟ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ ءَايَـٰتٌ مِّن رَّبِّهِۦ ۖ قُلْ إِنَّمَا ٱلْـَٔايَـٰتُ عِندَ ٱللَّهِ وَإِنَّمَآ أَنَا۠ نَذِيرٌ مُّبِينٌ
Dan mereka (orang-orang kafir Mekah) berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepadanya mukjizat-mukjizat daripada Rabbnya?” Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu terserah kepada Allah. Dan sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan yang jelas.”
Allah Swt menceritakan sikap orang-orang musyrik yang meminta Nabi Muhammad saw mendatangkan beberapa mukjizat sebagaimana yang dilakukan oleh para Rasul sebelumnya agar dapat dibuktikan baginda adalah utusan-Nya.
Oleh itu, Allah Swt memerintahkan Nabi Muhammad saw menjelaskan kepada mereka bahawa mukjizat adalah urusan-Nya seperti dalam firman-firman-Nya:
“……….dan tidak ada hak bagi seseorang Rasul mendatangkan sesuatu bukti (mukjizat) melainkan dengan izin Allah……….”
Ar-Ra’d 13:38
“Dan mereka berkata, ‘Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu bukti (mukjizat) daripada Rabbnya?’ Maka katakanlah, ‘Sesungguhnya yang ghaib itu hanya milik Allah, oleh itu tunggu (sahajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersama kamu termasuk orang-orang yang menunggu.’”
Yunus 10:20
Daripada Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda:
“Tidak ada seorang Nabi pun melainkan telah diberikan mukjizat yang membuat manusia beriman membenarkannya. Sesungguhnya yang telah diberikan kepadaku adalah wahyu yang Allah wahyukan kepadaku. Maka aku berharap untuk menjadi Nabi yang paling ramai pengikutnya.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Ayat 51
أَوَلَمْ يَكْفِهِمْ أَنَّآ أَنزَلْنَا عَلَيْكَ ٱلْكِتَـٰبَ يُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَرَحْمَةً وَذِكْرَىٰ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ
Apakah tidak cukup bagi mereka bahawa Kami telah menurunkan kepadamu kitab (Al-Quran) yang dibacakan kepada mereka? Sesungguhnya dalam (Al-Quran) itu terdapat rahmat yang besar dan pengajaran bagi orang-orang yang beriman.
Allah Swt menyatakan tidak cukupkah lagi bagi orang-orang kafir bahawa Dia telah menurunkan Al-Quran yang mulia sebagai mukjizat kepada Nabi Muhammad saw.
Dalam Al-Quran terdapat berita orang-orang sebelum mereka dan berita tentang apa yang akan terjadi sesudah mereka serta hukum yang memutuskan di antara mereka. Padahal baginda adalah seorang lelaki yang ummi, tidak dapat membaca dan menulis dan baginda belum pernah bergaul dengan seorang pun daripada kalangan ahli kitab sebelum ini. Firman-Nya:
“Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?”
Asy-Syu’ara’ 26:197
“Dan mereka berkata, ‘Mengapa dia tidak membawa bukti kepada kami dari Rabbnya?’ Dan apakah belum datang kepada mereka bukti yang nyata daripada apa yang tersebut di dalam kitab-kitab yang dahulu?”
Taha 20:133
Sesungguhnya dalam Al-Quran itu terdapat rahmat dan petunjuk berupa penjelasan yang terperinci tentang kebenaran dan penentangan kepada kebatilan.
Firman Allah Ta’ala dalam ayat-ayat yang lain:
“Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.”
Al-Baqarah 2:2
“……….(Ini adalah) kitab yang kami turunkan kepadamu (Muhammad) supaya kamu mengeluarkan manusia daripada kegelapan kepada cahaya terang benderang dengan izin Rabb mereka, (iaitu) jalan (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.”
Ibrahim 14:1
Ayat 52
قُلْ كَفَىٰ بِٱللَّهِ بَيْنِى وَبَيْنَكُمْ شَهِيدًا ۖ يَعْلَمُ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۗ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱلْبَـٰطِلِ وَكَفَرُوا۟ بِٱللَّهِ أُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْخَـٰسِرُونَ
Katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu. Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi. Dan orang-orang yang percaya kepada yang batil dan ingkar kepada Allah, mereka Itulah orang-orang yang rugi.”
Allah Ta’ala memerintahkan Nabi Muhammad saw menyatakan bahawa apa yang disampaikan oleh baginda adalah wahyu-Nya yang benar. Jika baginda berdusta nescaya Dia akan menurunkan azab kepadanya. Firman-Nya:
“Sekiranya dia (Muhammad) ada-adakan perkataan atas (nama) Kami, Kami pasti pegang tangan kanannya. Kemudian potong urat jantungnya. Maka tidak seorang pun daripada kamu yang dapat menghalang (Kami untuk menghukumnya).”
Al-Haqqah 69:44-47
Pada Hari Kiamat nanti Allah-lah yang akan membalas sesuai dengan amal buruk mereka. Walaupun telah jelas kepada mereka mukjizat yang membuktikan kebenaran apa yang Nabi Muhammad saw sampaikan, mereka tetap mendustakan dan mengikuti kebatilan. Sesungguhnya mereka benar-benar berada dalam kerugian yang amat besar.
Ayat 53
وَيَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ ۚ وَلَوْلَآ أَجَلٌ مُّسَمًّى لَّجَآءَهُمُ ٱلْعَذَابُ وَلَيَأْتِيَنَّهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
Dan mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab dan kalaulah tempoh (azab) itu tidak ditetapkan, nescaya datang azab itu kepada mereka, dan (azab itu) pasti akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba, sedangkan mereka tidak menyedarinya.
Allah Swt berfirman menceritakan betapa bodoh dan sombongnya orang-orang musyrik yang meminta disegerakan azab kepada mereka sebagaimana firman-Nya dalam surah yang lain:
“Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata, ‘Ya Allah, jika (Al-Quran) ini benar (wahyu) daripada Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih.’”
Al-Anfal 8:32
Sekiranya Allah Ta’ala tidak memberikan ketetapan berupa penangguhan azab sehingga tiba Hari Akhirat, nescaya telah datang kepada mereka azab dengan tiba-tiba tanpa tertangguh lagi sesuai dengan permintaan mereka.
Ayat 54
يَسْتَعْجِلُونَكَ بِٱلْعَذَابِ وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌۢ بِٱلْكَـٰفِرِينَ
Mereka meminta kepadamu agar segera diturunkan azab. Dan sesungguhnya Neraka Jahannam itu pasti meliputi orang-orang kafir.
Ayat 55
يَوْمَ يَغْشَىٰهُمُ ٱلْعَذَابُ مِن فَوْقِهِمْ وَمِن تَحْتِ أَرْجُلِهِمْ وَيَقُولُ ذُوقُوا۟ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Pada hari mereka ditutup oleh azab dari atas mereka dan dari bawah kaki mereka dan Allah mengatakan (kepada mereka), “Rasakanlah (pembalasan daripada) apa yang telah kamu kerjakan.”
Seterusnya Allah Ta’ala menegaskan dengan mengatakan bahawa azab itu pasti akan menimpa mereka. Oleh itu, tidak perlu bagi mereka meminta disegerakan azab tersebut. Neraka Jahannam pastinya akan meliputi mereka daripada setiap penjuru. Firman Allah Ta’ala dalam ayat-ayat yang lain:
“Di atas mereka ada lapisan-lapisan api dan di bawahnya juga ada lapisan-lapisan yang disediakan bagi mereka……….”
Az-Zumar 39:16
“Mereka mempunyai tikar tidur daripada api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim.”
Al-A’raf 7:41
“Sekiranya orang-orang kafir itu mengetahui, ketika mereka tidak mampu mengelakkan api neraka dari hadapan mereka dan (tidak juga) dari belakang mereka, sedangkan mereka (tidak) mendapat pertolongan, (tentulah mereka tidak meminta disegerakan).”
Al-Anbiya’ 21:39