Kebodohan Orang Musyrik yang Menjadikan Ilah-ilah Lain selain Allah Swt
Surah 25: Al-Furqan (2 – 3)
Ayat 2
ٱلَّذِى لَهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَلَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ شَرِيكٌ فِى ٱلْمُلْكِ وَخَلَقَ كُلَّ شَىْءٍ فَقَدَّرَهُۥ تَقْدِيرًا
Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu baginya dalam kekuasaan-(Nya), dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya.
Allah Ta’ala menyifatkan Zat-Nya dengan empat sifat kebesaran iaitu:
▪️ Dia-lah pemilik hakiki bagi semua yang ada di langit dan di bumi.
▪️ Dia sekali-kali tidak memiliki anak sebagaimana yang didakwa oleh kaum Yahudi, Nasrani dan musyrikin Arab yang menjadika Uzair, Nabi ‘Isa as anak-Nya dan malaikat sebagai anak perempuan-Nya. Maha Suci Allah daripada apa yang mereka perkatakan.
▪️ Tidak ada sekutu bagi Allah dalam pemilikan-Nya dan kekuasaan-Nya.
▪️ Dia memiliki kekuasaan yang mutlak untuk bertindak terhadap ciptaan-Nya sesuai dengan apa yang Dia kehendaki.
Ayat 3
وَٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ ءَالِهَةً لَّا يَخْلُقُونَ شَيْـًٔا وَهُمْ يُخْلَقُونَ وَلَا يَمْلِكُونَ لِأَنفُسِهِمْ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا يَمْلِكُونَ مَوْتًا وَلَا حَيَوٰةً وَلَا نُشُورًا
Kemudian mereka mengambil ilah-ilah selain Dia (untuk disembah), yang tidak menciptakan sesuatu apa pun, bahkan mereka sendiri pun diciptakan dan tiada kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan daripada dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) sesuatu manfaat dan tiada kuasa mematikan atau menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan.
Setelah Allah Ta’ala menyifatkan diri-Nya dengan pelbagai sifat keagungan, kemuliaan dan ketinggian, Dia iringi hal tersebut dengan menjelaskan kebodohan orang-orang musyrik yang menjadikan sembahan-sembahan lain selain-Nya. Padahal Dia-lah Pencipta segala sesuatu dan Berkuasa terhadap semua perkara. Apabila sesuatu itu Dia kehendaki, nescaya akan wujud dan apa yang tidak dikehendaki-Nya pasti tidak tercipta.
Seterusnya, Allah Ta’ala menyatakan bahawa Ilah-ilah yang mereka sembah itu tidak berkuasa menolak sesuatu mudharat atau pun memberi manfaat, apatah lagi untuk menghidupkan dan mematikan serta membangkitkan semula manusia dari kubur masing-masing. Sebaliknya hanya Allah yang memiliki keupayaan berbuat demikian sepertimana firman-Nya:
“Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa sahaja.”
Luqman 31:28