Segala Sesuatu adalah Milik Allah Swt
Surah 21: Al-Anbiya’ (19 – 20)
Ayat 19
وَلَهُۥ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَمَنْ عِندَهُۥ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِۦ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ
Dan kepunyaan-Nya-lah segala yang ada di langit dan di bumi. Dan para malaikat yang di sisi-Nya, mereka tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) berasa letih.
Ayat 20
يُسَبِّحُونَ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ
Mereka selalu bertasbih malam dan siang tidak henti-hentinya.
Allah Ta’ala menyatakan bahawa segala yang ada di bumi dan langit serta antara kedua-duanya adalah milik-Nya, hanya Dia yang berhak atas semuanya.
Kemudian Allah Ta’ala menyatakan sifat-sifat malaikat ciptaan-Nya. Mereka tidak pernah angkuh atau enggan beribadah kepada-Nya. Mereka sentiasa mensucikan-Nya siang dan malam, juga sentiasa taat dan patuh dengan perintah-Nya serta tidak pernah letih ataupun jemu. Firman-Nya:
“Al-Masih (‘Isa putera Maryam) sama sekali tidak enggan menjadi hamba Allah, dan begitu juga para malaikat yang terdekat (kepada Allah). Dan barang siapa enggan menyembah-Nya dan menyombongkan diri, maka Allah akan mengumpulkan mereka semua kepada-Nya.”
An-Nisa’ 4:172
Malaikat berterusan beribadah kepada Allah Ta’ala. Niat dan amal mereka didasari oleh ketaatan seperti firman-Nya:
“………….para malaikat tidak derhaka kepada Allah terhadap apa yang diperintahkan kepada mereka, dan (mereka) selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
At-Tahrim 66:6