Nabi Muhammad saw Memberi Peringatan bahawa Dekatnya Hari Kiamat
Surah 53: An-Najm (56 – 61)
Ayat 56
هَـٰذَا نَذِيرٌ مِّنَ ٱلنُّذُرِ ٱلْأُولَىٰٓ
Ini (Muhammad) adalah salah seorang pemberi peringatan di antara para pemberi peringatan yang telah lalu.
Allah Swt menyatakan bahawa Nabi Muhammad saw diutuskan sebagai rasul yang memberi peringatan dengan kebenaran, sama dengan para rasul sebelumnya juga memberikan peringatan. Firman Allah Swt dalam ayat-ayat yang lain:
“Katakanlah (Muhammad), ‘Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul………..’”
Al-Ahqaf 46:9
“……….Dan tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras.”
Saba’ 34:46
Ayat 57
أَزِفَتِ ٱلْـَٔازِفَةُ
Telah dekat terjadinya Hari Kiamat.
Ayat 58
لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ ٱللَّهِ كَاشِفَةٌ
Tidak ada yang akan menyatakan (terjadinya hari itu) selain Allah.
Antara peringatan yang disampaikan oleh Rasulullah saw adalah tentang kedatangan Hari Kiamat yang semakin dekat dan tidak ada sesiapa pun yang boleh memberitahu bila hari itu akan tiba melainkan Allah Swt. Ini adalah salah satu hal yang ghaib yang disembunyikan-Nya
Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:
“Telah dekat datangnya saat itu (Hari Kiamat)……….”
Al-Qamar 54:1
Ayat 59
أَفَمِنْ هَـٰذَا ٱلْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ
Maka apakah kamu berasa hairan terhadap pemberitaan ini?
Ayat 60
وَتَضْحَكُونَ وَلَا تَبْكُونَ
Dan kamu mentertawakannya dan tidak menangis?
Kemudian Allah Swt mencela orang-orang musyrik yang berasa hairan dan tidak percaya terhadap kebenaran Al-Quran. Bahkan mereka mentertawa, mencemuh dan mencela ayat-ayat Al-Quran.
Mereka juga tidak menangis dan tidak berasa takut apabila mendengar peringatan tentang kedahsyatan Hari Kiamat sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang yang meyakini kebenarannya seperti yang disebutkan dalam firman-Nya:
“Dan mereka menundukkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk.”
Al-Isra’ 17:10
Ayat 61
وَأَنتُمْ سَـٰمِدُونَ
Sedang kamu melengahkan(nya).
Ibnu ‘Abbas ra mengatakan maksud سَامِدُونَ dalam ayat ini ialah ‘dilengahkan oleh nyanyian’. Dalam riwayat yang lain Ibnu ‘Abbas ra, Mujahid dan ‘Ikrimah mengatakan maksud ayat, “Sedang kamu melengahkan(nya),” adalah berpaling.
Lalu Allah Swt menempelak orang-orang seperti ini kerana mereka membuang masa dan sibuk dengan hiburan serta tidak mempedulikan Al-Quran. Bahkan musyrikin Mekah menggunakan hiburan untuk menghalang manusia daripada mendengar ajaran Al-Quran.
Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:
“Dan orang-orang yang kafir berkata, ‘Janganlah kamu mendengar akan Al-Quran ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan mereka.’”
Fussilat 41:26