Usaha Orang Kafir Membantah Ajaran Agama Islam adalah Sia-sia
Surah 42: Asy-Syura (16 – 18)
Ayat 16
وَٱلَّذِينَ يُحَآجُّونَ فِى ٱللَّهِ مِنۢ بَعْدِ مَا ٱسْتُجِيبَ لَهُۥ حُجَّتُهُمْ دَاحِضَةٌ عِندَ رَبِّهِمْ وَعَلَيْهِمْ غَضَبٌ وَلَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ
Dan orang-orang yang membantah (agama) Allah sesudah agama itu diterima maka bantahan mereka itu sia-sia sahaja di sisi Rabb mereka. Mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan bagi mereka azab yang sangat keras.
Allah Swt menyatakan bahawa orang-orang yang membantah dan berdebat tentang agama-Nya seperti orang-orang musyrik, kaum Yahudi dan Nasrani, setelah agama itu tersebar di seluruh penjuru timur dan barat, hujjah dan debat mereka adalah batil dan tidak bernilai lagi sia-sia di sisi-Nya. Mereka akan mendapat kemurkaan Allah Swt akibat kekufuran dan penolakan mereka terhadap kebenaran dan mereka akan mendapat azab yang pedih di akhirat kelak.
Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:
“(Dan dikatakan kepada mereka), ‘Inilah neraka yang dahulu kamu dustakannya.’”
At-Tur 52:14
Mereka membantah dengan tujuan menghalang orang-orang beriman yang telah memenuhi seruan Allah Swt dan Rasul-Nya itu daripada mendapat petunjuk, juga agar orang-orang yang telah beriman itu meninggalkan agama Islam dan kembali kepada (ajaran) jahiliyah.
Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:
“Beginilah kamu, kamu ini (sewajarnya) membantah tentang hal yang kamu ketahui, maka kenapa kamu membantah tentang hal yang tidak kamu ketahui? Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”
Ali ‘Imran 3:66
Ayat 17
ٱللَّهُ ٱلَّذِىٓ أَنزَلَ ٱلْكِتَـٰبَ بِٱلْحَقِّ وَٱلْمِيزَانَ ۗ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّ ٱلسَّاعَةَ قَرِيبٌ
Allah-lah yang menurunkan kitab dengan (membawa) kebenaran dan (menurunkan) neraca (keadilan). Dan tahukah kamu, boleh jadi Hari Kiamat itu (sudah) dekat?
Kemudian Allah Swt memperingatkan bahawa Al-Quran dan kitab-kitab lain yang diturunkan-Nya kepada para Rasul adalah dengan kebenaran dan keadilan supaya manusia dapat memberi keputusan dan melaksanakan hukuman dengan adil antara mereka sebagaimana yang diperintahkan-Nya.
Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:
“Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan……….”
Al-Hadid 57:25
Pada ayat ini juga terdapat dorongan agar manusia mempersiapkan diri untuk menghadapi kedatangan Hari Kiamat.
Ayat 17
يَسْتَعْجِلُ بِهَا ٱلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِهَا ۖ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مُشْفِقُونَ مِنْهَا وَيَعْلَمُونَ أَنَّهَا ٱلْحَقُّ ۗ أَلَآ إِنَّ ٱلَّذِينَ يُمَارُونَ فِى ٱلسَّاعَةِ لَفِى ضَلَـٰلٍۭ بَعِيدٍ
Orang-orang yang tidak beriman kepada Hari Kiamat meminta supaya hari itu segera didatangkan dan orang-orang yang beriman berasa takut kepadanya dan mereka yakin bahawa kiamat itu adalah benar (akan terjadi). Ketahuilah bahawa sesungguhnya orang-orang yang membantah tentang terjadinya kiamat itu benar-benar telah tersesat jauh.
Seterusnya dalam ayat ini, Allah Swt menyatakan orang-orang kafir secara mengejek meminta agar Hari Kiamat disegerakan. Ini kerana mereka ini angkuh dan sebagai pendustaan, pengingkaran mereka serta tidak mempercayai adanya hari perhitungan, balasan baik dan seksaan.
Manakala orang-orang beriman kepada Allah Swt berasa begitu takut kepada Hari Kiamat kerana bimbang terhadap apa yang akan berlaku kepada mereka. Mereka amat meyakini bahawa Hari Kiamat itu pasti tiba, tidak ada keraguan sedikit pun padanya sehingga mereka sentiasa mempersiapkan diri dengan beramal bagi menghadapi kedatangannya.
Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:
“Sebenarnya Hari Kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.”
Al-Qamar 54:46
Pada akhir ayat ini, Allah Swt menyatakan bahawa orang-orang yang membantah tentang Hari Kiamat dan meragukan kedatangannya, sesungguhnya mereka berada dalam kesesatan yang jauh daripada kebenaran. Padahal Dia Zat yang menciptakan langit dan bumi pasti lebih berkuasa menghidupkan segala sesuatu yang telah mati, sebagaimana firman-Nya dalam ayat yang lain:
“Dan Dia-lah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali, dan menghidupkannya kembali itu adalah lebih mudah bagi-Nya……….”
Ar-Rum 30:27