Penyesalan pada Hari Akhirat
Surah 39: Az-Zumar (56 – 59)
Ayat 56
أَن تَقُولَ نَفْسٌ يَـٰحَسْرَتَىٰ عَلَىٰ مَا فَرَّطتُ فِى جَنۢبِ ٱللَّهِ وَإِن كُنتُ لَمِنَ ٱلسَّـٰخِرِينَ
Agar tidak ada orang yang mengatakan, “Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajipan) terhadap Allah, sedangkan aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah).”
Allah Swt menyatakan bahawa ayat-ayat sebelum ini adalah untuk mengingatkan hamba-hamba-Nya agar mereka tidak terjebak dalam harapan dan angan-angan palsu serta penyesalan yang tidak berguna.
Seseorang yang tidak berserah diri kepada Allah Swt dan melakukan dosa serta memperolok-olokkan ayat-ayat-Nya, kemudian lalai daripada bertaubat pasti akan menyesal pada Hari Kiamat kelak.
Ayat 57
أَوْ تَقُولَ لَوْ أَنَّ ٱللَّهَ هَدَىٰنِى لَكُنتُ مِنَ ٱلْمُتَّقِينَ
Atau supaya tidak ada yang berkata, “Sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku, tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa.”
Ayat 58
أَوْ تَقُولَ حِينَ تَرَى ٱلْعَذَابَ لَوْ أَنَّ لِى كَرَّةً فَأَكُونَ مِنَ ٱلْمُحْسِنِينَ
Atau supaya tidak ada yang berkata ketika melihat azab, “Sekiranya aku dapat kembali (ke dunia), nescaya aku akan termasuk orang-orang yang membuat kebaikan.”
Ayat-ayat ini tentang penyesalan-penyesalan yang diungkapkan oleh orang-orang kafir musyrik antaranya ialah:
▪️ Mereka berharap sekiranya di dunia dahulu mereka termasuk orang-orang yang beriman kepada Allah Swt.
Daripada Abu Hurairah ra, bahawa Rasulullah saw pernah bersabda:
“Setiap penghuni neraka dapat melihat kedudukannya di syurga (sekiranya dia kafir), lalu dia berkata, ‘Sekiranya Allah memberiku petunjuk (nescaya aku menempati tempat itu).’ Maka dia menjadi teramat menyesal. Dan setiap penghuni syurga dapat melihat tampatnya di neraka (sekiranya dia kafir), lalu dia berkata, ‘Seandainya Allah tidak memberiku petunjuk, nescaya aku menempati tempat itu).’ Maka dia sangat mensyukurinya.”
(HR. Ahmad)
▪️ Mereka juga berkeinginan untuk kembali semula ke dunia untuk memperbaiki amalan masing-masing.
Ayat 59
بَلَىٰ قَدْ جَآءَتْكَ ءَايَـٰتِى فَكَذَّبْتَ بِهَا وَٱسْتَكْبَرْتَ وَكُنتَ مِنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ
(Bukan demikian) sebenarnya keterangan-keterangan-Ku telah datang kepadamu, lalu kamu mendustakannya dan kamu menyombongkan diri dan adalah kamu termasuk orang-orang yang kafir.
Kemudian Allah Swt membalas perkataan mereka dengan mengatakan bahawa sesungguhnya ayat-ayat-Nya yang jelas menunjukkan kepada kebenaran telah datang kepada mereka tetapi mereka mendustakannya. Mereka menyombongkan diri sehingga tidak mahu menerimanya dan mengikutinya, sebaliknya mereka menolaknya. Oleh itu, mereka termasuk orang-orang yang kafir kepada Allah Swt dan Rasul-Nya.
Firman Allah Swt dalam ayat yang lain:
“Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, tidak akan dibukakan pintu-pintu langit dan mereka tidak akan masuk syurga, sehingga unta masuk ke dalam lubang jarum. Demikianlah Kami berikan balasan kepada orang-orang yang melakukan kejahatan.”
Al-A’raf 7:40